PemiluNEWS.com

Friday, Aug 01st

Last update12:16:46 AM

You are here: Home PEMILU PEMILU 2014 Pilpres Kualitas Personal Calon Presiden Versi LSI

Kualitas Personal Calon Presiden Versi LSI

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Saiful Mujani, mengatakan kualitas personal tokoh menjadi salah satu referensi penilaian bagi pemilih dalam pemilu.

Kualitas personal yang dimaksud di sini antara lain ganteng, pintar atau kompeten, tegas, bisa dipercaya, bersih dari korupsi atau berintegritas, dan memiliki empati atau perhatian kepada orang lain.

Menilik dari kualitas personal tersebut, terang Mujani, survei terbaru LSI menunjukkan responden menilai Prabowo mempunyai kualitas personal yang paling baik jika dibandingkan dengan Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa.

Hatta berada di peringkat dua tokoh yang dianggap memiliki kualitas personal paling baik. Sementara Megawati Soekarnoputri tidak dimasukkan ke dalam survei kualitas personal ini dengan alasan belum ada ketegasan dari PDIP maupun yang bersangkutan untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2014 mendatang.

Namun di antara Prabowo, Aburizal, dan Hatta, belum ada yang mendapat tingkat kepercayaan masyarakat di atas 50 persen. “Mereka dinilai meyakinkan dari sisi integritas,” kata Mujani di Kantor LSI, Jakarta, Kamis 23 Februari 2012.

Selain kualitas personal, menurut Mujani, tingkat kesadaran dan pengenalan masyarakat terhadap tokoh adalah prasyarat dasar untuk memilih dalam kontestasi politik. “Diketahui, disuka, lalu dipilih. Itu pola masyarakat pada umumnya,” ujar Mujani.

Berdasarkan survei LSI, pemilih ternyata lebih kenal dengan tokoh lama atau tokoh yang banyak melakukan sosialisasi. Data LSI menunjukkan bahwa grafik awareness responden terhadap Megawati paling tinggi, yaitu 96 persen, disusul oleh Prabowo 74 persen, Aburizal Bakrie 66 persen, Hatta Rajasa 57 persen, Mahfud MD 29 persen, Djoko Suyanto 21 persen, dan Dahlan Iskan 17 persen.

Adapun tingkat kesukaan responden terhadap tokoh itu berturut-turut dari yang tertinggi adalah Prabowo 79 persen, Hatta Rajasa 72 persen, Megawati 70 persen, Mahfud MD 69 persen, Dahlan Iskan 68 persen, Aburizal Bakrie 67 persen, dan Djoko Suyanto 55 persen.

LSI menilai hasil itu wajar karena Megawati, Prabowo, Aburizal, dan Hatta adalah tokoh lama yang terus melakukan sosialisasi secara berkesinambungan di muka publik. Sementara tokoh lain seperti Djoko Suyanto, Dahlan Iskan, dan Mahfud MD secara umum belum dikenal oleh masyarakat.

“Perbedaan awareness masyarakat ini yang membuat perbedaan mengapa tokoh seperti Megawati, Prabowo, dan Aburizal relatif punya elektabilitas lebih tinggi dibanding Djoko Suyanto, Dahlan Iskan, maupun Mahfud MD,” papar Mujani.

Survei LSI bertajuk ‘Kriteria Ideal Capres 2014: Antara Harapan dan Kenyataan’ ini dilakukan pada tanggal 1-12 Februari 2012 melalui wawancara tatap muka terhadap 2.050 responden. LSI melontarkan pertanyaan semi terbuka kepada responden, di mana mereka memberikan pilihan jawaban kepada responden. Margin of error survei ini adalah +/- 2,2 persen.

Berikut adalah hasil survei LSI berdasarkan

Tahu (tingkat pengenalan masyarakat):
Prabowo 74 persen
Aburizal Bakrie 57 persen
Hatta Rajasa 57 persen

Suka:
Prabowo 79 persen
Aburizal Bakrie 67 persen
Hatta Rajasa 72 persen

Pintar:
Prabowo 85 persen
Aburizal Bakrie 84 persen
Hatta Rajasa 86 persen

Tegas:
Prabowo 81 persen
Aburizal Bakrie 52 persen
Hatta Rajasa 63 persen

Ganteng/penampilan:
Prabowo 78 persen
Aburizal Bakrie 61 persen
Hatta Rajasa 68 persen

Perhatian pada rakyat:
Prabowo 60 persen
Aburizal Bakrie 46 persen
Hatta Rajasa 47 persen

Bisa dipercaya/bersih dari korupsi:
Prabowo 38 persen
Aburizal Bakrie 34 persen
Hatta Rajasa 41 persen

Taat beragama:
Prabowo 48 persen
Aburizal Bakrie 50 persen
Hatta Rajasa 48 persen

Sumber: VIVAnews.com
foto:int*

 

Jawa Barat

Jawa Timur

Papua

Kalimantan Timur

Bengkulu

SULAWESI UTARA

Sumatera Utara

Sumatera Selatan