PemiluNEWS.com

Thursday, Jul 24th

Last update12:16:46 AM

You are here: Home PEMILUKADA JAWA BALI JAWA TIMUR Ini Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur

Ini Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur

Surabaya: Tiga pasangan calon gubernur Jawa Timur mengambil nomor urut untuk Pemilihan Kepala Daerah 2013 pada rapat pleno pengundian di Hotel JW Marriott Surabaya, Senin (15/7) sore.

Hasilnya, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf mendapat nomor satu, di urutan kedua pasangan Eggi Sudjana-Muhammad Sihat. Sedangkan pasangan Bambang DH-Said Abdullah mendapat nomor urut tiga.

"Keputusan ini bersifat final dan digunakan sampai hari pencoblosan," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur Andry Dewanto Ahmad di sela rapat pleno tersebut.

Proses pengambilan nomor urut berlangsung meriah. Kesempatan pertama pasangan jalur perseorangan Eggi-Sihat yang mengambil undian, kedua pasangan Bambang-Said dan kesempatan ketiga pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf.

Andry Dewanto yang memimpin jalannya pleno meminta undian dibuka secara
bersamaan. "Silahkan dibuka bersama-sama dan tunjukkan ke depan," kata Andry Dewanto. Di sela Pleno, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf mengaku bersyukur mendapatkan nomor urut 1. Selain itu, pihaknya berterima kasih kepada pihak yang membantu berjalannya tahapan Pilkada.

"Pada dasarnya, berapa pun nomor urutnya tidak masalah dan tetap bersyukur," kata Soekarwo.

Sedangkan, pasangan Eggi-Sihat mengaku bangga bisa meraih nomor urut 2. Menurut Eggi, nomor 2 melambangkan dua makna, yakni kedamaian dan berpasang-pasangan. "Kami akan melanjutkan perdamaian dan ketertiban seperti selama ini di Jatim. Sumber daya alam dan mineral yang terkandung di bumi Jatim, akan kami kelola sebaik-baiknya," kata pengacara itu.

Kemudian, pasangan Bambang DH-Said Abdullah juga tidak mempermasalahkan nomor urut. Bahkan, Bambang DH merasa senang karena nomor 3 melambangkan nomor paling besar di antara pasangan lainnya. "Jadi, semoga pada Pilkada mendatang juga mendapat suara yang paling besar," kata mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

Sementara itu, pengamanan di luar dan di dalam lokasi pleno pengundian nomor urut terpantau ketat. Masuk ke lokasi, harus melalui dua kali pintu detektor. Undangan dan wartawan tidak diperkenankan membawa benda selain yang dibutuhkan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta turun langsung memimpin pengamanan. Total, sekitar 1.050 personel gabungan dari Polrestabes dan Polda Jatim dikerahkan. Kendaraan jenis "water canon" disiagakan di depan hotel untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(Ant)

Sumber: Metrotvnews.com

PILGUB JATIM 2013 : Khofifah-Herman Tempati Nomor Urut 4

Solopos.com, JAKARTA — Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Herman S. Sumawiredja (Khofifah-Herman) langsung menempati nomor 4 di antara calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) peserta Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013.

Kepastian keikutsertaan Khofifah-Herman itu mengemuka setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta mengabulkan tuntutan bakal pasangan itu untuk menjadi peserta  Keputusan itu, Rabu (31/7/2013), langsung ditindaklanjuti oleh Ketua KPU Jatim Andry Dewanto yang juga hadir dalam kesempatan itu.

“Pasangan calon Khofifah-Herman dapat nomor urut 4 kalau ada SK (Surat Keputusan) dari KPU RI, karena anggota KPU Provinsi Jatim tinggal dua, sehingga plenonya tidak memenuhi kuorum [jumlah minimum],” kata Andry seusai sidang pembacaan putusan DKPP.

DKPP resmi memberhentikan tiga anggota KPU Jatim untuk sementara karena dinilai melanggar kode etik sebagai bagian dari penyelenggara pemilu. Ketiga anggota KPU Jatim itu adalah Agung Nugroho, Nadjib Hamid, dan Agus Mahfud Fauzi. Dengan pemberhentian tiga anggota KPU Jatim tersebut, otomatis KPU pusat yang akan mengambil alih segala tahapan dan proses pelaksanaan Pilgub Jatim 2013.

Sementara itu, calon wakil gubernur Herman S. Sumawiredja berharap perubahan SK KPU Jatim No 18/Kpts/KPU-Prov-014/2013 tentang Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dapat ditetapkan secepatnya. “Kami harap selambat-lambatnya tanggal 2 Agustus sudah ada keputusan tersebut, karena setelah itu libur nasional, sehingga tidak berlama-lama,” ujar Herman yang mantan Kapolda Jatim itu.

DKPP mengabulkan gugatan Khofifah-Herman yang digugurkan oleh KPU Jatim sebagai calon gubernur dan wakil gubernur karena persentase dukungan dari partai politik kurang dari 15%. Tim pasangan tersebut menduga ada pemalsuan dukungan yang dilakukan pasangan pesaing mereka, Sukarwo-Saifullah (Karsa), atas dua partai, yakni Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) dan Partai Kedaulatan (PK).

Pada saat menjelang verifikasi faktual dukungan dari kedua partai tersebut ternyata dipalsukan oleh pasangan Karsa. Akibatnya, suara dukungan ke pasangan Khofifah-Herman kurang 0,19% dari syarat minimal dukungan.

Jawa Barat

Jawa Timur

Papua

Kalimantan Timur

Bengkulu

SULAWESI UTARA

Sumatera Utara

Sumatera Selatan