PemiluNEWS.com

Saturday, Jul 12th

Last update07:58:58 PM

You are here: Home PEMILUKADA JAWA BALI JAWA TIMUR KPU Tetapkan 6 Pasangan Calon Bupati Sampang

KPU Tetapkan 6 Pasangan Calon Bupati Sampang

SAMPANG  – Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Sampang sudah semakin dekat. Pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sampang sebagai penyelenggara pesta 5 tahunan tersebut sudah hampir pada ujung tahapan. Dimana proses penetapan calon bupati dan wakil bupati serta pengundian nomor urut pasangan calon sebagai salah satu tahapan penting dalam mensukseskan Pemilukada mendatang.

Acara rapat pleno terbuka penetapan dan pengundian nomor urut pasangan cabup dan cawabup Sampang yang digelar di Gedung PKPRI Trunojoyo Sampang, Rabu (24/10) mengundang seluruh pasangan calon bupati dan wakilnya bersama tim kampanye dari masing-masing pasangan.

Adapun yang hadir dalam pengundian tersebut yakni pasangan incumbent Noer Tjahja-Heri Purnomo (Tjahaja Purnama), KH. Fannan Hasib-Fadhillah Budiono (AlFalah), Hermanto Subaidi-KH. Ja’far Sodiq (Hejas), Haryono Abdul Bari-Yahya Hamiduddin. Juga diikuti 2 pasangan independent KH Faishol Muqaddas-Triyadi Khusnul Yakin (FAIQ), dan Ahmad Yahya-Faidhol Mubarok.

Namun, pasangan FAIQ hanya dihadiri oleh calon wakil bupatinya Triyadi Khusnul Yakin. Hal ini dikarenakan calon bupati dari pasangan ini KH Faishol Muqaddas tidak dapat menghadiri dikarenakan berada ditanah suci Mekkah.

Sesuai dengan keputusan KPU Sampang dengan nomor 533/KPU-Kab-014.329872/X/2012 yang berisi tentang pasangan calon yang memenuhi syarat sebagai peserta pemilukada dan wakilnya Kabupaten Sampang tahun 2012, akhirnya pihak KPUD menetapkan 6 pasang calon bupati dan wakilnya lolos dan dapat mengikuti tahapan selanjutnya.

Dalam acara pengundian nomor urut pasangan Cabup dan Cawabup Sampang periode 2013-2018, sebanyak 6 pasang cabup dan cawabup secara bergiliran mengambil undian dengan disaksikan oleh seluruh tim kampanye dan PPK serta Panwaslu. Dari hasil pengundian tersebut, pasangan KH. Fannan Hasib-Fadhillah Budiono (AlFalah) mendapatkan nomor urut 1.

Sedangkan pasangan Ahmad Yahya-Faidhol Mubarok dengan nomor 2, pasangan incumbent Noer Tjahja-Heri Purnomo (Tjahaja Purnama) nomor 3, Haryono Abdul Bari-Yahya Hamiduddin dengan nomor 4, dan KH Faishol Muqaddas-Triyadi Khusnul Yakin (Faiq) dengan nomor 5. Dan untuk pasangan Hermanto Subaidi-KH. Ja’far Sodiq (Hejas) sendiri mendapatkan nomor 6 sebagai nomor urut pencoblosan.

Ketua KPUD Sampang KH Abu Ahmad Dovier Syah mengatakan nomor yang didapatkan oleh seluruh pasangan calon akan digunakan sebagai nomor urut dan pemasangan foto calon dalam kertas suara. Sehingga masyarakat dapat memilih calon pemimpinnya dengan mengingat nomornya saja. “ Dengan adanya nomor ini nantinya akan semakin memudahkan masyarakat untuk lebih cepat mengingat calon pemimpinnya yang akan dipilihnya. Semakin banyak pasangan yang mendaftarkan dan lolos, semakin banyak pula pilihan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya, kemarin.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Pokja Sosialisasi KPUD Sampang Agus. Dalam hal ini KPUD sebagai penyelenggara pemilukada mendatang akan bekerja secara netral, tidak memihak kepada salah satu calon maupun tidak akan membedakan antara calon yang satu dengan calon yang lain. “Kita sudah mensosialisasikan proses juknis kepada PPK, PPS dibawah mengenai juknis pelaksanaan pemilihan mendatang,” ulas Agus, kemarin.

Ketua KPU Jatim Andre Dewanto, SH mengatakan KPU Jatim mengharapkan kepada pihak KPUD dan Panwaslu kabupaten untuk dapat bekerja sama dengan tidak membeda-bedakan antara calon satu dengan yang lain. “ Untuk kepada para Cabup dan cawabup berusaha untuk dapat disukai ole masyarakat. karena masyarakat sekarang hanya akan memilih sesuai dengan yang disukainya,” ujarnya, kemarin (24/10).

Sumber: surabayapagi.com

Jawa Barat

Jawa Timur

Papua

Kalimantan Timur

Bengkulu

SULAWESI UTARA

Sumatera Utara

Sumatera Selatan