PemiluNEWS.com

Wednesday, Jul 23rd

Last update12:16:46 AM

You are here: Home PEMILUKADA SUMATERA RIAU Mukhtaruddin Maju di Pilgub Riau 2013

Mukhtaruddin Maju di Pilgub Riau 2013

ANAMABAS (BP) – Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin akhirnya angkat bicara terkait isu pencalonan dirinya menjadi orang nomor satu di Riau.

Mukhtarudin mengaku, ia sebenarnya tidak bermaksud mencalonkan dirinya sebagai calon gubernur Riau. Namun semuanya atas dasar dorongan dari beberapa pihak termasuk dari keluarganya sendiri.

“Saya belum ada niat sedikitpun untuk maju jadi calon Gubernur Riau pada pilkada 2013. Karena saya masih punya tugas sebagai bupati di Anambas,” katanya saat mengadakan pertemuan bersama anggota DPRD, LSM dan beberapa tokoh masyarakat di ruang rapat kantor Bupati Anambas beberapa waktu lalu.

Ia mengaku, tidak kuasa menolak dorongan para pendukungnya baik dari keluarga beberapa pengacara dan dari masyarakat sekitar. Pengacara-pengacara tersebut mendatanginya dan mendaulat supaya ia maju di Pilgub Riau 2013 nanti. “Mereka minta saya untuk tampil dalam Pilgub Riau 2013. Mereka memaksa untuk mengiyakan keinginan mereka. Saya tidak bisa menjawab karena ini bukan kerjaan yang ringan selain itu saya masih bertugas di Anambas dan baru dua tahun menjabat,” katanya.

Kata Tengku, pendukungnya tetap memaksanya untuk maju. ”Mereka janji cari partai. Saya tidak mendaftar ke partai-partai, mereka yang mendaftarkan semua. Saat ini sudah mendapat dukungan 21 persen dari partai sedangkan standarnya 15 persen,” ujarnya.

Karena sudah mendapat dukungan dari beberapa pihak, Mukhtaruddin ia pun mengamini permintaan mereka. ”Saya akhirnya mau. dengan catatan, tidak bisa menghadiri acara apapun karena punya tanggung jawab di Anambas. Begitu saya mengatakan ya besok paginya sekitar 300 baliho terpasang, saya hanya menjanjikan saya hanya akan turun satu bulan saat kampanye saja,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum mengiyakan, dirinya sudah mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri Gunawan Fauzi, setelah bicara empat mata dan berkonsultasi mengenai pencalonannya menjadi Gubernur Riau. “Setelah bicara empat mata, Mendagri bilang tidak masalah kalau saya maju dalam pilkada nanti. Karena undang-undang membolehkan kepala daerah mendaftarkan ke daerah lain,” tambahnya. Seiring berjalannya waktu, sekarang 500 baliho terpasang, mereka secara swadaya memasangnya,” tammbahnya lagi.


Namun pencalonannya menjadi Gubernur Riau dihujani kritikan dari lapisan masyarakat se-Anambas. Mengingat dirinya baru seumur jagung menjadi Bupati. Masih banyak proyek yang terbengkalai. Seperti pembuatan jalan yang hanya selesai kurang dari 40 persen.

“Minimal satu periode bapak disini pak, akan tertata dengan baik, karena bapak orang birokrasi, tapi kalau baru menjabat sudah berniat meninggalkan Anambas, kalau jadi gubernur tak masalah, kalau tidak jadi nanti bapak ke sini lagi, jadi kapan bapak akan membangun Anambas,” kata Padil, ketua salah satu LSM.

Ia mengatakan, selama dua tahun menjabat Bupati belum banyak yang ia perbuat. Masih banyak proyek terbengkalai. Seperti pembuatan jalan yang hanya selesai kurang dari 40 persen dan belum jelas akan dilanjutkan kapan. Bahkan katanya antara eksekutif dengan yudikatif tidak sinkron. “Bagaimana pembangunan akan jalan, sedangkan didalamnya seperti ini,” katanya. (cr16) (73)

Sumber: batampos.co.id

Jawa Barat

Jawa Timur

Papua

Kalimantan Timur

Bengkulu

SULAWESI UTARA

Sumatera Utara

Sumatera Selatan